Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 November 2014

Tips Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)

Akhir-akhir ini banyak sekali penyakit menyerang masyarakat. Yang disebabkan oleh pergantian musim atau cuaca yang tidak menentu. Diantaranya adalah demam berdarah, atau dengan nama panjang Demam Berdarah Dengue(DBD). 
Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue.

Gejala  Demam DBD
Gejala-gejala yang paling umum adalah:
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala berat
  • Rasa nyeri di bagian belakang mata
  • Mual-mual(nausea)
  • Muntah-muntah
  • Pembengkakan kelenjar
  • Nyeri sendi dan otot
  • Ruam (dalam beberapa kasu yang ditemui)
Gejala yang paling parah dari demam berdarah yaitu syndrom demam itu sendiri, yang menyebebkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku). Yang kedua adalah syndrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah dan tentunya berbahaya.

Tips Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pengobatan
Belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengu tersebut. Bentuk perawatan dan pengobatanpun bermacam-macam tergantung tingkat gejala demam berdarah yang muncul. Namun, terdapat beebrapa tidakan pencegahan demam berdarah ini.

Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)

  1. Nyamuk aedes aegypti dikenal melakukan aktivitas "menggigit" manusia pada siang hari dan tempat berkembang biak umumnya pada wadah-wadah buatan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak membiarkan berbagai wadah tergenang air diam(tidak mengalir). Bersihkan berbagai wadah yang memungkinkan tergenang air (pot-pot, ember, dll), ganti air dalam bak mandi secara rutin (minimal 1 minggu sekali). Siapkan penutup yang rapat jika memang air harus tergenang lebih lama.
  2. Balikan wadah-wadah kosong yang mampu menampung air sehingga mencegah kemungkinan untuk menampung air tak terpakai.
  3. Gunakan obat nyamuk oles atau bakar, baik disiang hari maupun malam harinya.
  4. Pastikan jendela dan pintu tidak memiliki lubang kecil yang memberikan jalan masuk bagi nyamuk. Berlah penyaring pada ventilasi udara.
  5.  Jika di rumah sudah ada yang terjangkit penyakit DBD, segeralah untuk mencegah terjadinya gigitan kedua bagi si penderita maupun bagi yang lain.
  6. Tutup tempat sampah jika sedang tidak digunakan
  7. Jika mengguna AC(Air Conditioner), ingat untuk membersihkan dan membuang air di dalam nampan air.
  8. Pasang juga kelambu (jaring anti nyamuk) di tempat tidur anda.
  9. Cara alami untuk menjauhkan nyamuk adalah dengan meleltakan tanaman tulsi/tulasi di dekat jendela rumah. Tanaman ini memiliki beberapa sifat yang mampu mencegah nyamuk berkembang biak.
  10. Kamper atau kapur barus juga merupakan cara ampuh untuk menjauhkan nyamuk. Bakarlah kapur barus di sebuah ruangan dan tutup jendela serta pintu selama kurang lebih 15 menit, setelah itu ruangan akan terbebas dari nyamuk.
Itulah beberapa tips alami untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Belum ditemukan cara pengobatan  yanng tepat, namun demam berdarah merupakan penyakit yang bergantung pada kondisi lingkungan.


Jumat, 08 Agustus 2014

Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala

Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala
Tidur merupakan kegiatan atau aktivitas yang biasa dilakukan manusia untuk mengistirahatkan raga dan pikiran. Pada umumnya tidur dilakuka pada malam hari setelah menyelsaikan aktivitas sehari-hari. Ada sebagian orang yang tidur dengan lampu menyala. Ada juga yang tidur tanpa nyala lampu. Lalu apakah ada bahaya yang ditimbulkan akibat lampu dinyalakan ketika sedang tidur?

        Tidur di malam hari dengan lampu menyala ternyata memiliki dampak yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Mungkin tak pernah anda bayangkan sebelumnya, terbiasa tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskular, gangguan sistem metabolisme dan bahkan mungkin diabetes. Berikut ini bahaya dari tidur dengan lampu menyala dimalam hari :
  1. Tidur Malam Dengan Lampu Menyala Menghambat Produksi Melatonin. Hormon melatonin berperan dalam mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker pada tubuh. Sehingga sangat dianjurkan untuk mematikan lampu saat tidur malam agar hormon melatonin tersebut dapat berproduksi lebih maksimal saat anda tertidur pulas.
  2. Tidur Malam Dengan Lampu Menyala Sangat Tidak Baik Pada Wanita. Ini dikarenakan, paparan cahaya lampu dimalam hari dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker payudara dan kanker usus besar bagi kaum wanita. Jadi, para ibu dan remaja putri sebaiknya memulai membiasakan diri tidur malam dengan tanpa nyala lampu.
  3. Berbagai Efek Buruk Juga Beresiko Mengancam Kesehatan Tubuh Anda. Ini dikarenakan, tidak membiasakan diri tidur malam dengan lampu mati akan berakibat pada berbagai gangguan tidur, penyakit kardiovaskular, gangguan pada sistem metabolisme tubuh serta kemungkinan besar terkena penyakit diabetes yang bisa mengancam jiwa anda.
Itulah artikel tentang bahaya menyalakan lampu ketika tidur di malam hari. Semoga bermanfaat.



Selasa, 27 Mei 2014

Tips Menghilangkan Jerawat di Kulit

Tips Menghilangkan Jerawat di Kulit yang Membandel
Jerawat adalah keadaan dimana pori-pori kulit mengalami penyumbatan yang menimbulkan kantung tanah meradang. Jerawat  memang sesuatu hal yang sangat tidak diinginkan remaja muda saat ini, selain kurang sedap dipandang juga terasa tidak nyaman mendapatkan jerawat di wajah. Jumlah Penderita jerawat cukup banyak sehingga para ahli berpendapat “tidak ada satu pun orang di dunia ini yang tidak mengalami ada jerawat pada kulitnya”.

Kelenjar minyak kulit yang terangsang oleh perubahan hormonal adalah penyebab timbunya jerawat pada kulit manusia. Hal-hal yang biasa terjadi  pada ibu hamil, menstruasi, pemakaian pil KB serta stres juga merupakan perubahan hormon yang menjadi pemicu timbulnya jerawat di kulit.

Berikut penulis uraikan beberapa tips menghilangkan jerawat di kulit wajah.

Bersihkan Wajah secara rutin
Bersihkan wajah dengan sabun yang mengandung pH seimbang atau yang pakailah sabun sulfur  dapat menjadi solusi untuk menghilangkan kotoran atau bakteri pada kulit juga mengangkat sel-sel kulit yang mati. Jangan gunakan sabun bayi atau sabun biasa sekalipun untuk membersihkannya.

Gunakanlah scrub
Cucilah muka dengan scrub seminggu sekali. Juga oleskan lotion jerawat atau acne cream pada kulit yang terkena jerawat.

Jangan sesekali memencet jerawat menggunakan tangan
Memencet jerawat dengan tangan dapat menjadikan kulit infeksi karena bisa jadi di tangan terdapat kuman atau bakteri.

Gunakanlah masker dari bahan alami
Ada beberapa masker alami seperti masker timun, masker kuning telur, masker madu juga masker buah kenari untuk menghilangkan jerawat.  Dengan bahan alami akan lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Itulah beberapa tips untuk menghilangkan jerawat di wajah dan sekaligus mengobatinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu pembaca semua dalam menghilangkan jerawat yang membandel.